Analisa Komprehensif Forex, 13 Juli 2016

Koreksi Masih Membayangi Jejak Dolar AS Financeroll- Kendati sempat mengalami intensitas jual cukup intens dan menyapa level low 96.070, namun indeks dolar AS (USD) sebagai penakar kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya pada sesi transaksi hari Selasa (12/07/2016) kemarin, kembali memantul naik dan dipungkas pada level 96.550 (Millenium MT4) serta meninggalkan jejak daily candle berpola hammer Pada sepanjang sesi transaksi Asia hari ini, Rabu (13/07/2013) mata uang Jepang nampak memperlonggar tekanan dolar AS, setelah pada hari Selasa kemarin sempat menyapa level terlemah dalam 2 ½ pekan, yaitu 104.97 menyusul prospek stimulusi ekonomi yang digemakan pemerintahan Abe sempat mendongkrak sentimen resiko. Pelemahan yen juga tidak terlepas dari ekspekasi sebagian investor terhadap mantan ponggawa Fed, Ben Bernanke yang menggelar pertemuan dengan para pemimpin Jepang pekan ini yang diperkirakan akan mengadopsi kebijakan stimulus “helicopter money” Istilah tersebut, dikenalkan oleh ekonom Amerika, Milton Friedman, yang dikutip oleh Bernanke sebelum menjadi Ketua Fed pada tahun 2006, saat ia berbicara mengenai bagaimana bank-bank sentral menyiasati anggaran keuangan pemerintah dengan cara menahan deflasi Meski sebagian investor Jepang berharap “helicopter money” diterapkan di Jepang, namun ketua sekretaris kabinet secara eksplisit menandaskan bahwa hal tersebut tidak akan berlangsung, sehingga dolar AS agak tersendat Koreksi yang mendera USDJPY pada hari ini sempat menuju level 103.93, setelah Ketua Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga menjelaskan saat konferensi pers bahwa Bank of Japan akan memutuskan langkah-langkah kebijakan moneter berdasarkan pada beragam faktor antara lain, pergerakan di pasar uang dan kondisi ekonomi, dan tidak benar jika pihak pemerintah (Jepang) mempertimbangkan “helicopter money” Di sisi lain, sejak Theresa May …


Distribusi: Financeroll Indonesia

Speak Your Mind

*

*