Analisa Komprehensif Forex,26 Februari 2016

shadow

Dolar AS Tersendat, Trader Menanti Data US GDP

Financeroll- Geliat dolar AS pada sepanjang sesi transaksi hari Kamis (25/02/2016) kemarin, nampak tersendat terhadap rival karensi utama lainnya. Sikap para partisipan forex market yang cenderung memilih hati-hati terlihat lebih kental, menyusul rilisan data indikator ekonomi AS yang berlabel “mixed”

Departemen Tenaga Kerja AS kemarin melaporkan bahwa jumlah individu yang mengisi formulir tunjangan sosial tuna karya untuk periode akhir pekan 20 Februari, meningkat sebanyak 10.000 menjadi 272.000 dari pekan sebelumnya yang tercatat total 262.000. Data tersebut melenceng dari ekspektasi para analis yang mematok kenaikan sebesar 8000, menjadi 270.000

Di bagian lain, rilisan Departemen Perdagangan AS menunjukkan bahwa total orderan durable goods melejit sebesar 4.9% pada bulan Januari, sekaligus melibas estimasi analis yang menyajikan angka naik sebatas 2.5%. Untuk data Core durable goods order, yang tidak termasuk item transportasi yang volatile, meningkat sebesar 1.8% pada Januari, juga melampaui ekspektasi naik sebatas 0.2%

Dua potret indikator ekonomi AS berkualifikasi vital tersebut di atas, yang tampil kontradiksi, menjadi alasan bagi para trader dan investor untuk mengambil langkah waspada sembari mengurangi porsi dolar AS, sehingga indeks dolar AS (USD) sebagai parameter kekuatan dolar AS terhadap enam karensi utama lainnya, pada Kamis (25/02/2016) kemarin tampil tertatih-tatih dalam rentang transaksi yang relatif tipis.

Millenium MT4 mencatat USD melorot dari level 97.730 menuju 97.200 dan dipungkas pada level 97.430. Jika pola menyauk profit yang dilakukan para trader dan investor hari ini berlanjut, maka USD s akan kembali terpelanting, setidaknya hingga sebelum data USD Prelim GDP (estimasi 0.4% dari 0.7%) dipublikasikan pada jam 20.30 WIB nanti malam.

Namun jika data USD Prelim GDP dan data lainnya, semisal Core PCE Price Index (prediksi 0.1% dari 0.0%) dan Goods Trade Balance (perkiraan -61.1 B dari -61.5B) dan Personal Spending (estimasi, 0.3% dari 0.0%) berlabel “sangat memuaskan”, maka reaksi naik dolar AS berpeluang terwujud lagi.

Sementara data Revised UoM Consumer Sentiment (perkiraan 91.1 dari 90.7) pada jam 22.00 WIB juga akan mempengaruhi kinerja dolar AS, yang disusul oleh testimony anggota FOMC, yaitu Jerome Powell pada jam 22.15 dan anggota FOMC Lael Brainard pada jam 01.30, Sabtu dini hari nanti.

Perhelatan G20 meetings pada dua hari akhir pekan ini, juga akan menjadi bekal bagi dolar AS kala berhadapan dengan rival karensi utama lainnya, setidaknya hingga penutupan pasar New York dan untuk awal pekan depan, lantaran setiap ucapan para petinggi negara G20, terutama dari US akan menjadi titik atensi bagi trader dan investor dunia berkenaan dengan kondisi dan prospek ekonomi global.

Analisa Teknikal Forex

EURUSD:

euro,26feb2016

Jejak recovery EURUSD pada grafik H4 nampak sedang menatap resisen 1.1079. Jika tembus berpotensi menguji resisten 1.1120. Resisten
lanjutan pada level 1.1147 hingga 1.1181

Fase koreksi akan menjumpai perlawanan ketat pertama pada level 1.1014, lalu 1.0992. Support kuat periode pendek terdeteksi pada level
1.0977-1.0953. Support kritis, 1.0918

Resisten: 1.1079; 1.1120; 1.1181

Support : 1.1014; 1.0977; 1.0918

Skenario Transaksi:

Buy pada level 1.0980 stop loss 1.0950 Target 1.1030

Sell pada level 1.1120 stop loss 1.1150 Target 1.1070

USDCHF:

swiss,26feb2016

Candle Daily berpola inverted hammer yang dibentuk USDCHF pada Kamis (25/02/2016) kemarin, mengindikasikan kans tekanan jual akan
membayangi dengan target awal menjebol suppport 0.9864. jika tembus test berikutnya 0.9835. Support kuat periode pendek pada level
0.9800. Support lanjutan 0.9765

Reaksi naik akan bersua dengan resistensi awal pada level 0.9910, lalu 0.9939. Resisten kuat periode pendek pada area 0.9956. Resisten
kritis, 0.9985

Resisten: 0.9910; 0.9956; 0.9985

Support : 0.9864; 0.9835; 0.9800

Skenario Transaksi:

Sell pada level 0.9910 stop loss 0.9940 Target 0.9860

Buy pada level 0.9805 stop loss 0.9775 Target 0.9855

GBPUSD:

sterling,26feb2016

Peluang GBPUSD untuk memperbarui posisinya masih terbuka dengan syarat awal sanggup menerobos resisten 1.3988, lalu 1.4011. Resisten
kuat periode pendek pada level 1.4048. Resisten lanjutan, 1.4078 hingga 1.4138.

Jika skenario tersebut kandasa, lantas GBPUSD berbalik tertekan di bawah 1.3951, memungkinkan terperosok menuju support kuat periode
pendek pada level 1.3914. Support lanjutan, 1.3891. Support kritis, 1.3854

Resisten : 1.3988; 1.4011; 1.4078

Support : 1.3951; 1.3891; 1.3854

Skenario Transaksi

Sell pada level 1.4045 stop loss 1.4075 Target 1.3995

Buy pada level 1.3915 stop loss 1.3885 Target 1.3965

AUDUSD:

aussi,26feb2016

Nuansa bullish pada performa AUDUSD pada grafik Daily masih membayangi dengan target terdekat 0.7265, lalu 0.7298. Resisten kuat
terletak pada level 0.7334. Resisten lanjutan, 0.7363 dan 0.7384

Fae koreksi akan menjumpai perlawanan alot pertama pada level 0.7211. Jika tembus berpotensi mengusik support kuat periode pendek pada
level 0.7178. Support lanjutan 0.7157 dan 0.7124

Resisten: 0.7265; 0.7298; 0.7334

Support : 0.7211; 0.7178; 0.7124

Skenario Transaksi:

Sell pada level 0.7330 stop loss 0.7360 Target 0.7280

Buy pada level 0.7215 stop loss 0.7185 Target 0.7265

USDJPY:

yen,26feb2016

Ekstensi bullish USDJPY pada grafik H4 berpotensi menjebol resisten 113.31. Jika sukses test berikutnya adalah 113.74. Resisten kuat
pada level 114.19. Resisten lanjutan 114.69. Resisten kritis, 114.88

Jika skenario tersebut gagal, dan USDJPY berbalik tertekan di bawah 112.62, rentan terpelanting menuju support kuat periode pendek pada
level 112.19. Support lanjutan, 111.93 dan 111.50 Support kritis, 111.00

Resisten: 113.31; 113.74; 114.19

Support : 112.62; 112.19; 111.50

Skenario Transaksi:

Sell pada level 113.73 stop loss 114.03 Target 113.23

Buy pada level 112.25 stop loss 111.95 Target 112.75

“untuk berlangganan sinyal trading premium dan pemasangan iklan hubungi pin BB 51D84C5D”


Distribusi: Financeroll Indonesia

Speak Your Mind

*

*