Apa itu ‘Strategi Trading Forex’

Strategi trading forex adalah seperangkat analisis yang digunakan trader forex untuk menentukan apakah akan membeli atau menjual pasangan mata uang pada suatu waktu tertentu. Strategi trading valas dapat didasarkan pada analisis teknis, analisis grafik, atau fundamental, peristiwa berbasis berita. Strategi trading mata uang trader biasanya terdiri dari sinyal trading yang memicu keputusan membeli atau menjual. Strategi trading forex tersedia di internet atau bisa dikembangkan oleh trader sendiri.

BREAKING DOWN ‘Strategi Trading Forex’

Strategi trading forex bisa berupa metode manual atau otomatis untuk menghasilkan sinyal trading. Sistem manual melibatkan trader yang duduk di depan layar komputer, mencari sinyal trading, dan menafsirkan apakah akan membeli atau menjual. Sistem otomatis melibatkan trader yang mengembangkan algoritma yang menemukan sinyal trading dan mengeksekusi trading dengan sendirinya. Sistem yang terakhir mengambil emosi manusia dari persamaan dan dapat memperbaiki kinerjanya.

Trader harus berhati-hati saat membeli strategi trading valas diluaran sana, karena sulit untuk memverifikasi track record mereka, dan sebenarnya banyak sistem trading yang sukses itu dirahasiakan.

Membuat Strategi Trading Forex

Banyak trader forex mulai mengembangkan strategi trading dengan memulai dengan sesuatu yang sederhana. Misalnya, mereka mungkin memperhatikan bahwa pasangan mata uang tertentu cenderung pulih dari level support atau resistance tertentu. Mereka kemudian dapat memutuskan untuk menambahkan elemen lain yang meningkatkan keakuratan sinyal trading ini dari waktu ke waktu. Misalnya, mereka mungkin meminta agar harga pulih dari tingkat dukungan tertentu dengan persentase atau jumlah pips tertentu.

Ada beberapa komponen yang berbeda untuk strategi trading forex yang efektif:

  1. Memilih Pasar: Trader harus menentukan pasangan mata uang mana yang mereka jual dan menjadi ahli dalam membaca pasangan mata uang tersebut.
  2. Ukuran Posisi : Trader harus menentukan seberapa besar masing-masing posisi yang mengendalikan jumlah risiko yang diambil dalam setiap trading individual.
  3. Entry Point : Trader harus mengembangkan peraturan yang mengatur kapan harus memasukkan posisi panjang atau pendek pada pasangan mata uang tertentu.
  4. Exit Point : Trader harus mengembangkan peraturan yang memberitahu mereka kapan harus keluar dari posisi panjang atau pendek, dan juga kapan harus keluar dari posisi kalah.
  5. Taktik Trading: Trader harus menetapkan peraturan tentang cara membeli dan menjual pasangan mata uang, termasuk memilih teknologi eksekusi yang tepat.

Trader harus mempertimbangkan untuk mengembangkan sistem trading dalam program seperti MetaTrader yang memudahkan pengarsipan aturan berikut. Selain itu, aplikasi ini dapat membuat trading backtest untuk melihat bagaimana kinerja mereka di masa lalu. Trader juga harus memastikan bahwa pencatatan dari strategi tersebut untuk memastikan bahwa strategi tersebut dapat digunakan secara nyata, bahkan jika mereka menunjukkan tanda-tanda keberhasilan dalam melakukan backtesting dan pada tingkat teoritis.

Kapan Waktu Mengubah Strategi?

Strategi trading forex berjalan sangat baik saat trader mengikuti peraturan. Tapi seperti hal lain, satu strategi tertentu mungkin tidak selalu sesuai ukuran semua pendekatan, jadi apa yang berhasil hari ini mungkin tidak perlu dilakukan besok. Jika sebuah strategi tidak terbukti menguntungkan dan tidak menghasilkan hasil yang diinginkan, para trader dapat mempertimbangkan hal berikut sebelum mengubah rencana permainan:

Mencocokkan manajemen risiko dengan gaya trading: Jika rasio risiko dibandingkan hasil yang didapat, tidak sesuai, mungkin hal itu akan menyebabkan perubahan strategi.

Perubahan Kondisi pasar : Strategi trading mungkin bergantung pada tren pasar yang spesifik, jadi jika terjadi perubahan maka strategi tertentu mungkin menjadi usang. Hal itu bisa menandakan kebutuhan untuk melakukan modifikasi.

Pemahaman: Jika seorang trader tidak memahami strateginya, maka ada kemungkinan untuk tidak berhasil. Jadi jika muncul masalah dan trader tidak mengetahui aturannya, maka keefektifan strategi itupun akan hilang.

Meski bisa berubah menjadi bagus, mengubah strategi trading forex terlalu sering bisa menjadi mahal. Jika Anda terlalu sering mengubah strategi Anda, Anda bisa saja kehilangan strategi itu sendiri.

Kesimpulan

Strategi trading forex adalah seperangkat analisis yang digunakan trader forex untuk menentukan apakah akan membeli atau menjual pasangan mata uang pada suatu waktu tertentu. Strategi ini bisa bersifat manual atau otomatis dan bisa dibeli secara mudah diluaran sana atau dikembangkan secara internal. Trader yang mengembangkan sistem trading mereka sendiri harus memastikan untuk mendukungnya kembali dan mencatatnya  untuk memastikan bahwa kinerjanya berjalan dengan baik sebelum menggunakannya dengan modal sesungguhnya. (Yn)

Speak Your Mind

*

*