Bursa Saham Eropa Berpotensi dalam Tekanan

INILAHCOM, London – Ketidakpastian politik di Inggris berpotensi membatasi pergerakan bursa saham Eropa pada awal perdagangan Rabu (31/5/2017).  

FTSE 100 terlihat naik sebesar 13 poin pada 7.539. Indeks DAX Jerman diperkirakan akan mulai dengan melemah 6 poin. Untuk indeksCAC 40 ditetapkan untuk membuka 10 poin dari 5.295, seperti mengutip cnbc.com.

Meskipun data positif keluar dari China menunjukkan aktivitas pabrik tumbuh dengan mantap, investor di Eropa cenderung fokus pada politik.

Jajak pendapat YouGov menunjukkan pada Selasa malam, Perdana Menteri Inggris, Theresa May mungkin gagal memenangkan mayoritas secara keseluruhan pada pemilihan umum pekan depan. Dia memutuskan untuk mengadakan pemilihan cepat untuk memperkuat posisi parlementernya dan memiliki lebih banyak kekuatan dalam negosiasi Brexit dengan UE. Namun peluang untuk partai Buruh telah menyempit secara signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, Prancis dan Jerman ingin menyetujui sistem pajak perusahaan umum yang baru, sebelum pemilihan untuk Majelis Nasional Prancis bulan depan, kata Menteri Keuangan Jerman, Wolfgang Schaeuble pada hari Selasa.

Di dunia usaha, bank Metro dan Deutsche Boerse dijadwalkan melapor pada hari ini.

Irlandia telah meluncurkan IPO pada bank umum Sekutu Irlandia miliknya pada hari Selasa. Sebagai IPO bank terbesar sejak 2008. Di Italia, sektor ini terus mendapat tekanan karena laporan menunjukkan bahwa Banca Popolare di Vicenza dan Veneto Banca mungkin dalam tekanan.

Investor juga akan mengawasi data inflasi zona euro karena pada pukul 10:00 waktu London.

 


Distribusi: Inilah.com – Pasarmodal

Speak Your Mind

*