Kebakaran di PT Sekar Bumi Ditanggung Asuransi

INILAHCOM, Jakarta –  PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) mengungkapkan pada 22 Mei 2017 terjadi kebakaran di area pabrik di Jl Jenggolo 2 No. 17 Sidoarjo, Jawa Timur.

Kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan area bangunan cold storage atau gudang pendingin. Kerusahan juga terjadi pada sebagian persediaan dan peralatan perseroan. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Rabu (31/5/2017).

Dalam musibah tersebut tidak terjadi korban jiwa dan rincian penyebab kebakaran belum dapat diketahu hingga saat ini. Manajemen memperkirakan jumlah kerugian dapat ditutup perusahaan asuransi dan tidak berdampak material terhadap operasional perseroan secara keseluruhan.

SKBM merupakan emiten yang bergerak dalam bidang usaha pengolahan hasil perikanan laut dan darat, hasil bumi dan peternakan. Sekar Bumi memiliki 2 divisi usaha, yaitu hasil laut beku nilai tambah (udang, ikan, cumi-cumi, dan banyak lainnya) dan makanan olahan beku (dim sum, udang berlapis tepung roti, bakso seafood, sosis, dan banyak lainnya).

Selain itu, melalui anak usahanya, Sekar Bumi memproduksi pakan ikan, pakan udang, mete dan produk kacang lainnya. Produk-produk Sekar Bumi dipasarkan dengan berbagai merek, diantaranya SKB, Bumifood dan Mitraku.

Para pemegang saham SKBM antara lain TAEL Two Partners Ltd. (32,14%), PT Multi Karya Sejati (pengendali) (9,84%), Berlutti Finance Limited (9,60%), Sapphira Corporation Ltd (9,39%), Arrowman Ltd. (8,47%), Malvina Investment (6,89%) dan BNI Divisi Penyelamatan & Penyelesaian Kredit Korporasi (6,14%).

Saham SKBM hari ini dibuka di Rp492 per saham. Dalam setahun terakhir, harga tertinggi saham SKBM di Rp845 per saham pada penutupan 25 September 2016. Sedangkan harga terendah di Rp490 pada penutupan 22 Februari 2017.


Distribusi: Inilah.com – Pasarmodal

Speak Your Mind

*